fbpx
Rekomendasi Masker Kain Pelindung Diri Serta Bisa Di Cuci
April 16, 2020
Cara Membuat Dan Kerja Hazmat Suit ( Hazadous Material Suit )
April 29, 2020

Konveksi Alat Pelindung Diri (APD) Bahan Lengkap, Proses Cepat

Mengenakan alat pelindung diri atau kita sebut APD, ketika bertugas jelas menjadi suatu hal yang wajib bagi para tenaga kesehatan terlebih lagi bagi mereka yang bertugas di rumah sakit untuk menangani pasien virus. Terkait dengan hal tersebut bahan yang dipakai untuk APD (alat pelindung diri) hendaknya juga harus dipilih sesuai standar yang berlaku

Konveksi alat pelindung diri akan memberikan penjelasan soal APD serta jenis – jenis, rekomendasi bahan yang tersedia untuk pembuatan APD yang cocok untuk kriteria sesuai medis.

Pengertian Alat Pelindung Diri

Alat pelindung diri (APD) merupakan sejenis kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja dengan tujuan untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya, menurunkan risiko terjadinya cedera dan penyakit yang tidak diinginkan, serta kemungkinan terpapar bahan – bahan beracun di tempat kerja.

Khusus di dunia medis sendiri setidaknya terdapat beberapan jenis alat pelindung diri yang bisa digunakan dalam menjamin kesehatan serta keselamatan kerja (K3) dan secara ideal semua alat tersebut sebaiknya digunakan untuk memberikan proteksi penuh sesuai sandar operasional dan juga prosedur yang telah ditetapkan

Penggunaan alat pelindung diri akan sangat bergantung dengan kondisi di lapangan. Mulai dari ruangan atau lokasi saat menggunakan alat pelindung diri hingga tingkat keparahan pasien, penyakit atau virus yang dihadapi. Ketentuan penggunaan APD di ruangan isolasi, ICU, IGD, atau ruang administrasi akan berbeda

Setelah keluar satu ruang isolasi di mana terdapat sejumlah pasien, alat pelindung diri harus dilepas dan diganti dengan yang baru saat masuk ke ruang isolasi lain. Hal ini bertujuan untuk melindungi tenaga medis dari virus di dalam ruangan, serta mencegah virus tersebut keluar dari ruangan dan mengifeksi orang lain.

Fungsi Penggunaan Alat Pelindungi Diri

  • Sebagai perlengkapan wajib yang digunakan oleh tenaga kesehatan ketika menjalankan tugasnya alat pelindung diri sebenarnya tidak hanya berfungsi untuk melindungi tubuh dari adanya potensi bahaya atau penyakit akibat kerja. Lebih dari itu alat pelindung diri sebenarnya juga memiliki fungsi lain
  • Menciptakan perasaan aman dan terlindung bagi tenaga kerja serta mampu meningkatkan motivasi untuk yang berprestasi dan memelihara, meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja

Syarat – syarat Alat Pelindungi Diri (APD)

Untuk memberikan perlindungan yang maksimal, semua alat pelindung diri (APD) hendaknya perlu dipilih secara hati – hati sesuai standar dan persyaratan yang berlaku supaya tidak membatasi ruang gerak petugas kesehatan dan tetap nyaman digunakan untuk menutupi seluruh atau sebagai anggota tubuh tertentu

Selain bersih, pas di badan dan nyaman dikenakan oleh pekerja kesehatan, beberapa kriteria lain yang dapat dijadikan tolok ukur layak tidaknya suatu alat pelindung untuk dikenakan saat bekerja diantaranya:

  • Alat pelindungi diri (APD) harus bisa memberikan perlindungan yang efektif terhadap bahaya spesifik atau bahaya – bahaya yang dihadapi oleh tenaga kerja
  • Berat alatnya hendaknya seringan mungkin dan tidak menyebabbkan rasa ketidaknyaman yang berlebihan
  • Dapat dipakai secara fleksibel bisa digunakan atau dipakai pria dan wanita
  • Tidak mudah rusak dan memiliki bentuk yang cukup menairk.
  • Tahan untuk pemakaian yang lama
  • Tidak menimbulkan bahaya sampingan bagi pemakainnya karena bentuknya yang tidak tepat atau karena salah dalam penggunaanya
  • Tidak membatasi gerakan dan presepsi sensoris pemakainya dan suku cadangnya mudah didapat guna mempermudah pemeliharaannya

Jenis – Jenis Alat Pelindung Diri (APD)

Khusus untuk menangani jenis penyakit yang beresiko tinggi seperti halnya virus corona alat pelindung diri yang dipakai untuk mengisolasi tubuh tenaga kerja dari potensi bahaya di tempat kerja sendiri juga cukup beragam. Beberapa diantaranya ada hazmat suit, sarung tangan, masker wajah, penutup kepala, kacamata serta sepatu.

Hazmat suit

Hazmat suit merupakan kependekan dari hazardous material suit. Pakaian yang sangat tertutup dan tampak seperti baju astronot ini buka tanpa alasan dikenakan sebagai alat perlindungan diri karena diklaim dapat melindungi tubuh dari potensi paparan virus apapun, termasuk virus corona.

  • Hazmat biasanya dibuat dengan beberapa material seperti polietilena, bahan micro, kain spunbond dan meltblown
  • Hazmat dirancang untuk tahan air dan dipastikan agen atau zat apapun tidak dapat menyetuh pemakainya
  • Hazmat suit dapat melindungi tubuh dari potensi paparan virus apapun, termasuk novel coronavirus (2019-nCov)
  • Hazmat digunakan bersama perlengkapan lain berupa kacamata, masker dan sarung tangan

Sarung Tangan

Sarung tangan yang biasa dipakai oleh tenaga medis agar terhindar dari droplet pasien biasa disebut dengan nama handsoon. Tujuan penggunaan handscoon tidak lain adalah untuk mencegah terjadinya infeksi silang serta mencegah terjadinya penularan kuman.

  • Pemakaian sarung tangan bertujuan untuk melindungi tangan dari selaput lendir pasien dan benda yang terkontaminasi
  • Sarung tangan harus selalu dipakai oleh petugas sebelum kotak dengan darah atau semua jenis jenis cairan tubuh serta benda yang mungkin terkontaminasi virus.
  • Sebelum menggunakan handscoon terlebih dahulu lepaskan jam tangan dan cincin. Gulung lengan pakaian ke atas kemudian cuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air bersin yang mengalir.

Masker Wajah

Pemakaian pelindung wajah atau konveksi masker dimaksudkan untuk melindungi selaput lendir hidung, mulut dan mata dari paparan virus dan bakteri selama melakukan tindakan atau perawatan pasien. Untuk merawat pasien corona masker yang biasa dipakai tenaga kesehatan yakni berupa masker pelindung muka N95

  • Masker N95 menjadi slaha satu jenis masker penutup wajah yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di dudara termasuk virus corona
  • Sesuai namanya, masker N95 kerap direkomendasikan lantaran mampu menyaring 95 persen partikel besar atau kecil yang mengandung virus di udara
  • Masker N95 dapat dipakai untuk mencegah berpindahnya mikroorganisme, cairan tubuh dan partikel halus yang berdiameter 0.3 mikron

Penutup Kepala

Tujuan digunakannya tutup kepala yaitu mecegah jatuhnya mikroorganisme yang ada dirambut dan kulit kepala petugas pada p alat – alat kesehatan dan daerah steril, begitu pula sebaliknya untuk melindungi kepala serta rambut petugas dari percikan bahan – bahan dari pasien

Kacamata pengaman

Kacamata untuk pengaman yang dipakai tenaga kesehatan biasanya memiliki lengsa polikarboat bening dengan pelapis uvextreme antikabut dan tahan gores. Karet penahannya yang menempel lembut pada wajah juga memungkinkan bagian mata terlindung dengan sempurna tanpa celah

Bahan – bahan alat perlindung diri

Kain Spunbond

Kain spunbond termasuk ke dalam jenis bahan kain sintetis yang dibuat melalui serangkaian proses kimiawi. Meski bahan yang digunakan untuk membuat kain spunbond berupa biji plastik, namun kain furing ini dikenal sebagai kain ramah lingkungan yang memiliki banyak sekali keunggulan

Kain micro

Kain micro adalah bahan kain microfiber terbaik yang memiliki perpaduan campuran dua jenis polymer, yaitu nylon (polyamide) dan polyester dengan ratio perbandingan 80% polyester dan 20% polyamide. Kain ini umumnya akan menyerap air lebik baik dan proses sering lebih cepat

Kain Medis TR waterproof

Kain medis TR waterproof adalah jenis kain TR (tetoron rayon) yang mempunyai lapisan anti air yang kuat yang biasanya digunakan untuk keperluan medis yang aman namun tetap nyaman dipakai

Satin Waterproof

Kain saten waterproof adalah kain saten polieter yang mempunyai lapisan anti air untuk melindungi kain maupun pemakaian terkena air. Kain ini lebih mengkilap dibanding parasut dengan jalinan benang yang lebih longgar

Kain Parasut Bening

Kain parasut bening merupakan jenis kain yang mempunyai coating bening (transparant) di bagian buruk bahan kainnya sementara bagian baik kainnya tetap berwarna. Kain parasut bening ini bersifat water resistant

Kain Parasut Milky

Kain parasut milky merupakan jenis kain yang mempunyai sifat water resistant ( tahan air dalam kondisi air mengalir bukan menggenang) Kain parasut ini mempunyai coating milky ( warna putih susu)

Kain Parasut Ripstop

Kain parasut ripstop merupakan jenis kain yang memiliki coating (lapisan anti air) bening/transparan dengan tektur kotak – kotak. Kain parasut ini umumnya bersifat water resistant

Indikasi pemakaian Alat Pelindung Diri

Dalam melakukan pekerjaannya yakni menangani pasien yang sakit tidak semua alat pelindung tubuh harus dipakai oleh tenaga kesehatan. Adapun pemilihan jenis alat pelindung diri yang dipakai hendaknya disesuaikan pada jenis tindakan atua kegiatan yang dikerjakan

  • Resiko Rendah

Untuk tindakan dengan resiko rendah seperti perawatan luka ringan. Pemberian obat secara anal dan tetes mata alat pelindung diri yang dipakai paling tidak berupa sarung tangan tidak esensial

  • Resiko sedang

Untuk tindakan dengan resiko sedang seperti transfusi darah, penanganan spesimen laboratorium dan perawatan luka berat alat pelindung diri yang dipakai yaitu sarung tangan, mungkin perlu gaun perlindung atau celemek

  • Resiko Tinggi

Untuk tidnakan dengan resiko tinggi seperti bedah mayor, beddah mulut dan persalinan alat pelindung diri yang dipakai yakni berupa sarung tangan, celemek, kacamata pelindung dan juga masker

Comments are closed.