fbpx
5 Kelebihan Dan Kekurangan Masker Kain
April 13, 2020
Konveksi Alat Pelindung Diri (APD) Bahan Lengkap, Proses Cepat
April 25, 2020

Rekomendasi Masker Kain Pelindung Diri Serta Bisa Di Cuci

Masker kain merupakan masker rumahan dari berbagai bahan. Dari jurnal tersebut juga dinyatakan bahwa bahan kain masker yang paling nyaman digunakan sembari bernafas adalah kain kaos katun 100%. Jangan gunakan kain berbahan sutra karena memiliki daya saring yang paling buruk. Bahan katun pada umumnya. Masker ini nantinya dapat dilapis dengan filter kopi atau tisu agar daya saringnya meningkat.

Masker kain biasanya dari berbagai bahan. Kain yang memiliki daya saring paling baik adalah:

  • Drill / Oxford
  • Scuba
  • Spunbond
  • Katun combed

Bahan Masker Kain Drill

Bahan drill, bahan selanjutnya yang cukup sering digunakan adalah bahan oxford. Bahan ini memiliki karakteristik benang yang kecil dan lebih tipis dibandingkan dengan semua merek kain drill.

America Drill

American Drill memiliki ketebalan medium dan ukuran serat kain yang sedang (tidak besar dan tidak kecil). Jenis kain American Drill di pasaran terdapat beberapa merek, tergantung dari pabrik yang memproduksi, seperti American Verlando, American Unione dan American Victoria. Jenis kain drill yang sama lembut seperti Japan Drill, hanya saja lebih kaku.. Seperti bahan drill lainnya, American Drill memiliki tekstur yang halus, serta dapat menyerap air dengan baik sehingga adem saat dipakai.

Kato Drill

Karakter kain Kato Drill ini cukup banyak disukai oleh customer kami. Kato Drill memiliki ukuran serat kain yang medium/sedang, sama seperti American Drill, namun lebih tebal dan sedikit lebih kaku.

Untuk Anda yang senang dengan karakter kain lebih tebal dan lebih kaku, kami sangat menyarankan kain Kato Drill. Kekurangan dari jenis kain ini ada pada pilihan warna yang tidak banyak.

OXFORD

Bahan Oxford ini cocok untuk digunakan oleh perusahaan yang aktifitasnya lebih banyak di dalam ruangan dan untuk desain seragam yang lebih formal. Bahan Oxford juga cocok untuk digunakan pada desain seragam yang simple, tidak banyak kombinasi kain atau bordir. Sehingga jenis bahan kain seragam kerja kantor ini terlihat lebih klinis dan elegan.

Kelebihan kain ini terletak pada ringan dan tipisnya serat benang, sehingga tidak panas ketika digunakan. Untuk harga juga bisa dikatakan bahan Oxford lebih murah dari bahan drill

Kekurangannya terletak pada area yang dibordir akan terlihat lebih mengkerut, sehingga mengurangi estetika keindahan seragam secara umum. Solusi untuk kekurangan ini adalah dengan menggunakan metode bordir badge, atau bordir tempel. Dimana bordir sudah diaplikasikan dikain lain, kemudian dijahit pada kain Oxford.

Bahan SCUBA

Kain scuba adalah salah satu jenis yang memiliki serat kain yang lembut dan halus. Kain ini dikenal juga dengan istilah nama neoprene. Kain scuba memiliki tingkat ketebalan yang lumayan tebal sekitar1-3 mm, namun ketebalan kain tersebut juga tergantung dari produksi pabrik. Namun bahan kain scuba juga memiliki kerenggangan elastisitas yang tinggi, sekitar 40% tingkat perenggangannya.

Selain itu, kain scuba juga memiliki daya tahan terhadap air karena kain ini memiliki elastisitas yang sangat fleksibel. Banyak para desainer menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan fashion. Bahkan para artis pun banyak yang memakai pakaian dengan bahan scuba, karena bahan ini sangat adem. Dengan memakai pakaian dengan bahan scuba, maka akan terlihat lebih cantik dan modis.

Bahan Sponbond

Kain spunbond adalah bahan kain yang biasa digunakan untuk menggantikan plastik dan kertas yang sering digunakan untuk shooping bag, goodie bag dan souvenir. Bahkan bahan spunbond merupakan bahan yang higienis, nyatanya bahan ini  digunakan dalam dunia kesehatan, yaitu untuk pembuatan masker, tutup kepala dan pampers disposable. Pemilihan kain ini didasarkan pada sifatnya yang ramah lingkungan karena bahan ini bisa untuk di daur ulang. Bahkan penggunakan bahan ini sebagai shooping bag sudah sangat popular dikarenakan penggunaan plastik sudah mulai dibatasi.

Kain Spunbond dibuat dengan cara mekanik, termal atau proses kimia. spunbond atau istilah lainnya polypropylene merupakain kain non woven yang pada umumnya memliki terkstur sedikit kaku, halus dan berserat rapat, sehingga cukup kuat. Kain ini mempunyai ketebalan beragam dari 25 gr hingga 100 gr. Semakin besar ketebalan yang ada, maka kain ini semakin tebal dan kuat.

Bahan Cotton combed

Cotton combed terbuat dari bahan serat kapas. Kain ini umumnya memiliki karakteristik yang halus (soft), hasil rajutanya lebih bagus dan terlihat lebih rata karena diproduksi dengan finishing disisir (combed). Cotton combed banyak dipakai untuk bahan kaos distro dengan kualitas premium

Berdasarkan ukuran beratnya kain cotton combed ini tersedia dalam berbagai macam ukurannya yaitu 20s, 24s, dan 30s,

  • cotton combed 20s terbuat dari benang berukuran 20. Gramasi atau berat bahan kaosnya antara 180 sampai dengan 220 gram/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal
  • cotton combed 24s terbuat dari benang berukuran 24. Gramasi atau berat bahan kaosnya antara 170 sampai dengan 210 gram/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal
  • cotton combed 30s terbuat dari benang berukuran30. Gramasi atau berat bahan kaosnya antara 140 sampai dengan 1160 gram/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal

Cara membuat masker kain sendiri

Ada banyak cara membuat masker kain, namun dua cara berikut adalah yang paling mudah dan ringkas, diantaranya adalah:

1. Masker kain tanpa dijahit

Dilansir dari situs CDC, masker kain dapat dibuat tanpa dijahit dan memiliki model earloop atau yang dapat disematkan di telinga.

Bahan:

  • kain katun, kaos katun yang sudah tidak terpakai, atau sarung bantal katun
  • karet elastis, bisa menggunakan ikat rambut karet yang dilapisi kain agar lebih nyaman

Cara membuat:

  • Cuci dan keringkan terlebih dahulu kain agar steril saat digunakan
  • Ukur panjang kain sesuai ukuran wajah, masker harus menutup hidung, mulut hingga ke bawah dagu
  • Bentangkan kain, kemudian tambahkan filter kopi atau tissue di dalamnya
  • Lipat menjadi tiga lipatan, lalu sisipkan karet atau ikat rambut pada kedua sisi kain
  • Lipat bagian ujung kain tepat di mana karet disematkan, satukan bagian ujung satu dengan ujung satunya agar kain rapat
  • Tarik kedua ujung bagian atas dan bawah dari masker
  • Masker kain siap digunakan

2. Masker kain jahit

Masker kain berikut adalah masker dengan model tali, cocok dikenakan untuk wanita berhijab.

Bahan:

  • Jarum dan benang atau mesin jahit jika ada
  • Gunting
  • Peniti atau penjepit untuk menahan kain pada tempatnya, jika tidak ada dapat diganti penjepit kertas
  • Kain katun, kaos katun yang sudah tidak terpakai, atau sarung bantal katun
  • Empat strip kain katun untuk pengikat dengan panjang sekitar 45 cm, dapat diganti dengan 4 tali sepatu yang sama panjang

Cara membuat:

  • Cuci dan keringkan terlebih dahulu kain agar steril saat digunakan
  • Ukur panjang kain dan gunting menjadi dua bagian persegi panjang dengan ukuran masing-masing sekitar 30×15 cm
  • Bedakan pola bagian depan dan belakang masker agar tidak mudah tertukar
  • Tumpuk dua kain persegi panjang, jahit bagian belakang kain menghadap ke depan lalu jahit setiap sisi lapisan hingga kain menyatu
  • Sisakan sedikit ruang di kedua ujung kain untuk menyelipkan strip kain atau tali sepatu
  • Selipikan tali pada tiap ujung sisi kain, tahan dengan peniti atau penjepit kertas agar tali tidak bergeser
  • Jahit seluruh lapisan kain secara backstitch atau jahit berulang agar jahitan lebih kokoh di semua bagian
  • Masker kain tali siap digunakan.

Comments are closed.